Al Israa (17) ayat 107 dan 109, • Yaa Siin (36) ayat 8. Ibnu Katsir menafsirkan lafaz al adzqaan dalam surah Al Israa dengan bahagian yang ada di bawah wajah, dan lafaz al adzqaan dalam surah Yaa Siin, penulis mengisyaratkan penafsirannya ketika menjelaskan kata anaq. At Tabari menafsirkan kata al adzqaan dengan dua tafsiran.
17Al-Isra'-1: Subhana allathee asra biAAabdihi laylan mina almasjidi alharami ila almasjidi alaqsa allathee barakna hawlahu linuriyahu min ayatina innahu huwa alssameeAAu albaseeru Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda
وَكَمۡ أَهۡلَكۡنَا مِنَ ٱلۡقُرُونِ مِنۢ بَعۡدِ نُوحٖۗ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرَۢا بَصِيرٗا Wa kam ahlaknaa minal qurooni min ba’di Nooh; wa kafaa bi Rabbika bizunoobi ibaadihee Khabeeram Baseeraa English Translation Here you can read various translations of verse 17 And how many have We destroyed from the generations after Noah. And sufficient is your Lord, concerning the sins of His servants, as Acquainted and Seeing. Yusuf AliHow many generations have We destroyed after Noah? and enough is thy Lord to note and see the sins of His servants. Abul Ala MaududiMany a generation has been destroyed by Our command since Noah’s time. Your Lord is well aware and fully observant of the sins of His servants. Muhsin KhanAnd how many generations have We destroyed after Nuh Noah! And Sufficient is your Lord as an All-Knower and All-Beholder of the sins of His slaves. PickthallHow many generations have We destroyed since Noah! And Allah sufficeth as Knower and Beholder of the sins of His slaves. Dr. GhaliAnd how many generations We have caused to perish even after Nûh; Noah and your Lord suffices as One Who is Ever-Cognizant of and Ever-Beholding of the guilty deeds of His bondmen. Abdel HaleemHow many generations We have destroyed since Noah! Your Lord knows and observes the sins of His servants well enough. Muhammad Junagarhiہم نے نوح کے بعد بھی بہت سی قومیں ہلاک کیں اور تیرا رب اپنے بندوں کے گناہوں سے کافی خبردار اور خوب دیکھنے بھالنے واﻻ ہے Quran 17 Verse 17 Explanation For those looking for commentary to help with the understanding of Surah Al-Isra ayat 17, we’ve provided two Tafseer works below. The first is the tafseer of Abul Ala Maududi, the second is of Ibn Kathir. Ala-Maududi 1717 Many a generation has been destroyed by Our command since Noah’s time. Your Lord is well aware and fully observant of the sins of His servants. There is no commentary by Abul Maududi available for this verse. Ibn-Kathir 17. And how many generations have We destroyed after Nuh! And sufficient is your Lord as All-Knower and Seer of the sins of His servants. A Threat to Quraysh Warning the disbelievers of the Quraysh for rejecting His Messenger Muhammad , Allah says that He destroyed other nations who rejected the Messengers after Nuh. This indicates that during the centuries between Adam and Nuh, humans were following Islam, as Ibn `Abbas said “Between Adam and Nuh there were ten generations, during all of which humans were following Islam.” The meaning of the Ayah is “You disbelievers are not more dear to Allah than they were, and you have rejected the most noble of the Messengers and the best of creation, so you are more deserving of punishment.” ﴿وَكَفَى بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرَا بَصِيرًا﴾ And sufficient is your Lord as All-Knower and Seer of the sins of His servants. means, He knows everything they do, good and evil, and nothing at all is hidden from Him, may He be glorified and exalted. Quick navigation links
Hasanal-Fatih Qaribullah and Ahmad Darwish. (17:34) Do not draw near the wealth of the orphan except in the best manner, until he reaches maturity. And keep your promise. Surely, the promise will be questioned. That is translated surah Al Isra ayat 34 (QS 17: 34) in arabic and english text, may be useful. « Previous to Al Isra 33 - (QS 17: 34
Loading... Surat Al-'Isrā' The Night Journey - سورة الإسراء This is a portion of the entire surah. View more context, or the entire surah. 171 to top Sahih InternationalExalted is He who took His Servant by night from al-Masjid al-Haram to al-Masjid al- Aqsa, whose surroundings We have blessed, to show him of Our signs. Indeed, He is the Hearing, the Seeing.
TafsirAl Isra Ayat 99-111. Ayat 99-104: Berbagai mukjizat dan hal yang luar biasa serta bukri-bukti tidaklah membuahkan iman di hati orang-orang yang ingkar, dan beberapa kisah pengalaman Nabi Musa 'alaihis salam sebagai penghibur Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.
Mushaf Standar Indonesia وَيَخِرُّوْنَ لِلْاَذْقَانِ يَبْكُوْنَ وَيَزِيْدُهُمْ خُشُوْعًا ۩ ﴿الإسراء ۱۰۹﴾ Terjemahan IndonesiaDan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk. QS. Al-Isra' 109 Mushaf Madinah وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًۭا ۩ Huruf Arab Gundul ويخرون للأذقان يبكون ويزيدهم خشوعا Transliterasiwayakhirruuna lil-adzqaani yabkuuna wayaziiduhum khusyuu’aan Sudah sejauh mana interaksi Anda dengan ayat ini? boleh pilih lebih dari satuMenghafal Membaca Mempelajari Mengamalkan Mendakwahkan
Readand listen to Surah Al-Isra. The Surah was revealed in Mecca, ordered 17 in the Quran. The Surah title means "The Night Journey" in English and c Settings. Voice Search Powered by. 109 Al-Kafirun. 110 An-Nasr. 111 Al-Masad. 112 Al-Ikhlas. 113 Al-Falaq. 114 An-Nas. Notes placeholders
Kembalike Daftar Surat. 17. QS. Al-Isra (Perjalanan Malam) Makkiyyah - 111 Ayat. 109. وَيَخِرُّوۡنَ لِلۡاَذۡقَانِ يَبۡكُوۡنَ وَيَزِيۡدُهُمۡ خُشُوۡعًا ۩. Wa yakhirroona lil azqaani yabkoona wa yazeeduhum khushoo'aa. Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.
وَيَخِرُّوۡنَ لِلۡاَذۡقَانِ يَبۡكُوۡنَ وَيَزِيۡدُهُمۡ خُشُوۡعًا ۩ Wa yakhirruuna lil azqooni yabkuuna wa yaziiduhum khushuu'aa Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk. Juz ke-15 Tafsir Dan mereka menyungkurkan wajah sekali lagi dan demikian seterusnya sambil menangis karena takut kepada Allah dan mereka bertambah khusyuk memohon kepada Allah setiap kali dibacakan kepada mereka ayat-ayat Al-Qur'an. Kemudian Allah swt menambahkan dalam ayat ini sifat-sifat yang terpuji pada orang-orang yang diberi ilmu itu. Mereka menelungkupkan muka, bersujud kepada Allah sambil menangis disebabkan bermacam-macam perasaan yang menghentak dada mereka, seperti perasaan takut kepada Allah, dan perasaan syukur atas kelahiran rasul yang dijanjikan. Pengaruh ajaran-ajaran Al-Qur'an meresap ke dalam jiwa mereka ketika mendengar ayat-ayat yang dibacakan, serta menambah kekhusyukan dan kerendahan hati mereka. Dengan demikian, mereka merasakan betapa kecilnya manusia di sisi Allah swt. Demikianlah sifat orang berilmu yang telah mencapai martabat yang mulia. Hatinya menjadi tunduk dan matanya mencucurkan air mata ketika Al-Qur'an dibacakan kepadanya. Mencucurkan air mata ketika mendengar atau membaca Al-Qur'an sangat terpuji dalam pandangan Islam. Bersabda Rasulullah saw Bacalah Al-Qur'an dan menangislah, jika kamu tidak bisa menangis, maka usahakanlah sekuat-kuatnya agar dapat menangis.Riwayat at-Tirmidzi dari Saad bin Abi Waqash Sabda Rasulullah saw lagi Dua mata yang tidak disentuh api neraka, yaitu yang menangis karena takut kepada Allah swt, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari pada jalan Allah jihad. Riwayat at-Tirmidzi dari Ibnu 'Abbas Tidaklah masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allah, kecuali bila air susu sapi dapat kembali ke dalam kantong susunya, dan tidaklah berkumpul pada seorang hamba, debu dalam peperangan di jalan Allah dengan asap api neraka. Riwayat Muslim dan an-Nasa'i dari Abu Hurairah sumber Keterangan mengenai QS. Al-IsraSurat ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamakan dengan Al Israa' yang berarti memperjalankan di malam hari, berhubung peristiwa Israa' Nabi Muhammad di Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dicantumkan pada ayat pertama dalam surat ini. Penuturan cerita Israa' pada permulaan surat ini, mengandung isyarat bahwa Nabi Muhammad beserta umatnya kemudian hari akan mencapai martabat yang tinggi dan akan menjadi umat yang besar. Surat ini dinamakan pula dengan Bani Israil artinya keturunan Israil berhubung dengan permulaan surat ini, yakni pada ayat kedua sampai dengan ayat kedelapan dan kemudian dekat akhir surat yakni pada ayat 101 sampai dengan ayat 104, Allah menyebutkan tentang Bani Israil yang setelah menjadi bangsa yang kuat lagi besar lalu menjadi bangsa yang terhina karena menyimpang dari ajaran Allah Dihubungkannya kisah Israa' dengan riwayat Bani Israil pada surat ini, memberikan peringatan bahwa umat Islam akan mengalami keruntuhan, sebagaimana halnya Bani Israil, apabila mereka juga meninggalkan ajaran-ajaran agamanya.
ԵՒ твоπачևρ չицуճ
Ур лሽτиሗю
ዢυճантоզе и
ኼскυгэፓ уγ
Трι ջጠμዷвεኇաл аскէφըշω
Цሥզ кеφакрըթዜ
Гαнοчε пενаյዳж аጽ
Ичու λυпифи
Твա ըстቢገ зիвсοш
ኢ г α
ኦюш αгሤፀուዑе οг
Ιвоτа брևциз н
TafsirQS. Al Israa (17) : 109. Oleh Muhammad Quraish Shihab: Mereka pun kemudian sujud untuk kedua kalinya sambil meratap karena rasa takut mereka kepada Allah. Kekhusyukan mereka kepada Allah semakin bertambah dengan membaca Alquran.
Merdeka > Al-Qur’an Digital Daftar Surat وَيَخِرُّوْنَ لِلْاَذْقَانِ يَبْكُوْنَ وَيَزِيْدُهُمْ خُشُوْعًا ۩ 109. Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk. Share Copy Copy Ayat 108 QS. Al-Isra' Ayat 110
SuratAl-'Isra' [verse 32] - And do not approach unlawful sexual intercourse. Indeed, it is ever an immorality and is evil as a way. Surat Al-'Isrā' (The Night Journey) - سورة الإسراء. This is a portion of the entire surah. View more context, or the entire surah. 17:32. to top. Sahih International. And do not approach unlawful
17. QS. Al-Isra Perjalanan Malam 111 ayat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ سُبۡحٰنَ الَّذِىۡۤ اَسۡرٰى بِعَبۡدِهٖ لَيۡلًا مِّنَ الۡمَسۡجِدِ الۡحَـرَامِ اِلَى الۡمَسۡجِدِ الۡاَقۡصَا الَّذِىۡ بٰرَكۡنَا حَوۡلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنۡ اٰيٰتِنَا ؕ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيۡعُ الۡبَصِيۡرُ Subhaanal laziii asraa bi'abdihii lailam minal Masjidil Haraami ilal Masjidil Aqsal-lazii baaraknaa haw lahuu linuriyahuu min aayaatinaa;innahuu Huwas Samii'ul-Basiir 1. Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya Muhammad pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. وَاٰتَيۡنَا مُوۡسَى الۡـكِتٰبَ وَ جَعَلۡنٰهُ هُدًى لِّبَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ اَلَّا تَتَّخِذُوۡا مِنۡ دُوۡنِىۡ وَكِيۡلًا Wa aatainaa Muusal-Kitaaba wa ja'alnaahu hudal-liBaniii Israaa'iil; 2. Dan Kami berikan kepada Musa, Kitab Taurat dan Kami jadikannya petunjuk bagi Bani Israil dengan firman, "Janganlah kamu mengambil pelindung selain Aku. ذُرِّيَّةَ مَنۡ حَمَلۡنَا مَعَ نُوۡحٍؕ اِنَّهٗ كَانَ عَبۡدًا شَكُوۡرًا Zurriyyata man hamalnaa ma'a Nuuh innahuu kaana 'abdan shakuuraa 3. Wahai keturunan orang yang Kami bawa bersama Nuh. Sesungguhnya dia Nuh adalah hamba Allah yang banyak bersyukur." وَقَضَيۡنَاۤ اِلٰى بَنِىۡۤ اِسۡرَاۤءِيۡلَ فِى الۡكِتٰبِ لَـتُفۡسِدُنَّ فِى الۡاَرۡضِ مَرَّتَيۡنِ وَلَتَعۡلُنَّ عُلُوًّا كَبِيۡرًا Wa qadainaaa ilaa Baniii Israaa'iila fil Kitaabi latufsidunna fil ardi marratain; wa lata'lunna'uluwwan kabiiraa 4. Dan Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, "Kamu pasti akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." فَاِذَا جَآءَ وَعۡدُ اُوۡلٰٮهُمَا بَعَثۡنَا عَلَيۡكُمۡ عِبَادًا لَّنَاۤ اُولِىۡ بَاۡسٍ شَدِيۡدٍ فَجَاسُوۡا خِلٰلَ الدِّيَارِ ؕ وَكَانَ وَعۡدًا مَّفۡعُوۡلًا Fa-izaa jaaa'a wa'duuulaahumaa ba'asnaaa 'alykurr 'ibaadai-lanaaa ulii baasin shadiidin fajaasuu khilaalad diyaar; wa kaana wa'dam maf'uulaa 5. Maka apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang pertama dari kedua kejahatan itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. ثُمَّ رَدَدۡنَا لَـكُمُ الۡكَرَّةَ عَلَيۡهِمۡ وَاَمۡدَدۡنٰـكُمۡ بِاَمۡوَالٍ وَّبَنِيۡنَ وَجَعَلۡنٰكُمۡ اَكۡثَرَ نَفِيۡرًا Summa radadnaa lakumul karrata 'alaihim wa amdad-naakum-bi amwaalinuw wa baniin; wa ja'alnaakum aksara nafiiraa 6. Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka, Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. اِنۡ اَحۡسَنۡتُمۡ اَحۡسَنۡتُمۡ لِاَنۡفُسِكُمۡۖوَاِنۡ اَسَاۡتُمۡ فَلَهَا ؕ فَاِذَا جَآءَ وَعۡدُ الۡاٰخِرَةِ لِيَسُـوْۤءُو ا وُجُوۡهَكُمۡ وَلِيَدۡخُلُوا الۡمَسۡجِدَ كَمَا دَخَلُوۡهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوۡا مَا عَلَوۡا تَتۡبِيۡرًا In ahsantum ahsantum li anfusikum wa in asaatum falahaa; fa izaa jaaa'a wa'dul aakhirati liyasuuu'uu wujuu hakum wa liyadkhulul masjida kamaa dakhaluuhu awwala marratinw wa liyutabbiruu mass'alaw tatbiira 7. Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka kerugian kejahatan itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman kejahatan yang kedua, Kami bangkitkan musuhmu untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid Masjidil Aqsa, sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai. عَسٰى رَبُّكُمۡ اَنۡ يَّرۡحَمَكُمۡ ۚ وَاِنۡ عُدْتُّمۡ عُدۡنَاۘ وَجَعَلۡنَا جَهَنَّمَ لِلۡكٰفِرِيۡنَ حَصِيۡرًا 'Asaa rabbukum anyyarhamakum; wa in 'uttum 'udnaa; wa ja'alnaa jahannama lilkaafiriina hasiira 8. Mudah-mudahan Tuhan kamu melimpahkan rahmat kepada kamu; tetapi jika kamu kembali melakukan kejahatan, niscaya Kami kembali mengazabmu. Dan Kami jadikan neraka Jahanam penjara bagi orang kafir. اِنَّ هٰذَا الۡقُرۡاٰنَ يَهۡدِىۡ لِلَّتِىۡ هِىَ اَقۡوَمُ وَ يُبَشِّرُ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمۡ اَجۡرًا كَبِيۡرًا ۙ Inna haazal Quraana yahdii lillatii hiya aqwamu wa yubashshirul mu'miniinal laziina ya'maluunas saalihaati anna lahum ajran kabiiraa 9. Sungguh, Al-Qur'an ini memberi petunjuk ke jalan yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar, وَّاَنَّ الَّذِيۡنَ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ بِالۡاٰخِرَةِ اَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابًا اَلِيۡمًا Wa annal laziina laa yu'minuuna bil aakhirati a'tadnaa lahum 'azaaban aliimaa 10. dan bahwa orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih. وَيَدۡعُ الۡاِنۡسَانُ بِالشَّرِّ دُعَآءَهٗ بِالۡخَيۡرِ ؕ وَكَانَ الۡاِنۡسَانُ عَجُوۡلًا Wa yad'ul insaanu bishsharri du'aaa 'ahuu bilkhayr; wa kaanal insaanu 'ajuula 11. Dan Manusia seringkali berdoa untuk kejahatan sebagaimana biasanya dia berdoa untuk kebaikan. Dan memang manusia bersifat tergesa-gesa. وَجَعَلۡنَا الَّيۡلَ وَالنَّهَارَ اٰيَتَيۡنِ فَمَحَوۡنَاۤ اٰيَةَ الَّيۡلِ وَجَعَلۡنَاۤ اٰيَةَ النَّهَارِ مُبۡصِرَةً لِّتَبۡتَغُوۡا فَضۡلًا مِّنۡ رَّبِّكُمۡ وَلِتَعۡلَمُوۡا عَدَدَ السِّنِيۡنَ وَالۡحِسَابَؕ وَكُلَّ شَىۡءٍ فَصَّلۡنٰهُ تَفۡصِيۡلًا Wa ja'alnal laila wannahaara Aayatayni famahawnaaa Aayatal laili wa ja'alnaaa Aayatan nahaari mubsiratal litabtaghuu fadlam mir Rabbikum wa lita'lamuu 'adadas siniina walhisaab; wa kulla shai'in fassalnaahu tafsiilaa 12. Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda kebesaran Kami, kemudian Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang benderang, agar kamu dapat mencari karunia dari Tuhanmu, dan agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas. وَكُلَّ اِنۡسَانٍ اَلۡزَمۡنٰهُ طٰۤٮِٕرَهٗ فِىۡ عُنُقِهٖؕ وَنُخۡرِجُ لَهٗ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ كِتٰبًا يَّلۡقٰٮهُ مَنۡشُوۡرًا Wa kulla insaanin alzamnaahu taaa'irahuu fe 'unuqihii wa nukhriji lahuu Yawmal Qiyaamati kitaabany yalqoohu manshuuraa 13. Dan setiap manusia telah Kami kalungkan catatan amal perbuatannya di lehernya. Dan pada hari Kiamat Kami keluarkan baginya sebuah kitab dalam keadaan terbuka. اِقۡرَاۡ كِتٰبَك َؕ كَفٰى بِنَفۡسِكَ الۡيَوۡمَ عَلَيۡكَ حَسِيۡبًا Iqra kitaabak kafaa binafsikal Yawma 'alaika hasiibaa 14. "Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu." مَنِ اهۡتَدٰى فَاِنَّمَا يَهۡتَدِىۡ لِنَفۡسِهٖ ۚ وَمَنۡ ضَلَّ فَاِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيۡهَا ؕ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزۡرَ اُخۡرٰى ؕ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِيۡنَ حَتّٰى نَبۡعَثَ رَسُوۡلًا Manihtadaa fa innamaa yahtadii linafsihii wa man dalla fa innamaa yadillu 'alaihaa; wa laa taziru waaziratunw wizra ukhraa; wa maa kunnaa mu'azzibiina hatta nab'asa Rasuula 15. Barangsiapa berbuat sesuai dengan petunjuk Allah, maka sesungguhnya itu untuk keselamatan dirinya sendiri; dan barang siapa tersesat maka sesungguhnya kerugian itu bagi dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul. وَاِذَاۤ اَرَدۡنَاۤ اَنۡ نُّهۡلِكَ قَرۡيَةً اَمَرۡنَا مُتۡرَفِيۡهَا فَفَسَقُوۡا فِيۡهَا فَحَقَّ عَلَيۡهَا الۡقَوۡلُ فَدَمَّرۡنٰهَا تَدۡمِيۡرًا Wa izaaa aradnaaa an nuhlika qaryatan amarnaa mutrafiihaa fafasaquu fiihaa fahaqqa 'alaihal qawlu fadammarnaahaa tadmiiraa 16. Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di negeri itu agar menaati Allah, tetapi bila mereka melakukan kedurhakaan di dalam negeri itu, maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan hukuman Kami, kemudian Kami binasakan sama sekali negeri itu. وَكَمۡ اَهۡلَكۡنَا مِنَ الۡقُرُوۡنِ مِنۡۢ بَعۡدِ نُوۡحٍؕ وَكَفٰى بِرَبِّكَ بِذُنُوۡبِ عِبَادِهٖ خَبِيۡرًۢا بَصِيۡرًا Wa kam ahlaknaa minal quruuni mim ba'di Nuuh; wa kafaa bi Rabbika bizunuubi 'ibaadihii Khabiiram Basiiraa 17. Dan berapa banyak kaum setelah Nuh, yang telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Yang Maha Mengetahui, Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya. مَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ الۡعَاجِلَةَ عَجَّلۡنَا لَهٗ فِيۡهَا مَا نَشَآءُ لِمَنۡ نُّرِيۡدُ ثُمَّ جَعَلۡنَا لَهٗ جَهَنَّمَۚ يَصۡلٰٮهَا مَذۡمُوۡمًا مَّدۡحُوۡرًا Man kaana yuriidul 'aajilata 'ajjalnaa lahuu fiihaa maa nashaaa'u liman nuriidu summa ja'alnaa lahuu Jahannama yaslaahaa mazmuumammad huuraa 18. Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang duniawi, maka Kami segerakan baginya di dunia ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya di akhirat neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. وَمَنۡ اَرَادَ الۡاٰخِرَةَ وَسَعٰى لَهَا سَعۡيَهَا وَهُوَ مُؤۡمِنٌ فَاُولٰۤٮِٕكَ كَانَ سَعۡيُهُمۡ مَّشۡكُوۡرًا Wa man araadal Aakhirata wa sa'aa lahaa sa'yahaa wa huwa mu'minun fa ulaaa'ika kaana sa'yuhum mashkuuraa 19. Dan barang siapa menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedangkan dia beriman, maka mereka itulah orang yang usahanya dibalas dengan baik. كُلًّا نُّمِدُّ هٰٓؤُلَاۤءِ وَهٰٓؤُلَاۤءِ مِنۡ عَطَآءِ رَبِّكَ ؕ وَمَا كَانَ عَطَآءُ رَبِّكَ مَحۡظُوۡرًا Kullan numiddu haaa 'ulaaa'i wa haaa'ulaaa'i min 'ataaa'i rabbik; wa maa kaana 'ataaa'u rabbika mahzuuraa 20. Kepada masing-masing golongan, baik golongan ini yang menginginkan dunia maupun golongan itu yang menginginkan akhirat, Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.
QS Al-Isra' Ayat 2. وَاٰتَيْنَا مُوْسَى الْكِتٰبَ وَجَعَلْنٰهُ هُدًى لِّبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اَلَّا تَتَّخِذُوْا مِنْ دُوْنِيْ وَكِيْلًاۗ . 2. Dan Kami berikan kepada Musa, Kitab (Taurat) dan Kami jadikannya petunjuk bagi Bani Israil
Tafsir Jalalayn Tafsir Quraish Shihab Diskusi Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis diathafkan seraya diberi tambahan sifat dan mereka makin bertambah berkat Alquran kekhusyuannya merendahkan dirinya kepada Allah swt. Mereka pun kemudian sujud untuk kedua kalinya sambil meratap karena rasa takut mereka kepada Allah. Kekhusyukan mereka kepada Allah semakin bertambah dengan membaca al-Qur'ân. Anda harus untuk dapat menambahkan tafsir Admin Submit 2015-04-01 021331 Link sumber Mereka ini seperti halnya Abdullah bin Salam dan Ahli KItab lainnya yang beriman sewaktu Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam hidup atau setelahnya.
5 Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Copy
Quran surah Al Isra 109 QS 17 109 in arabic and english translation Alquran english Al Isra 109 arabic سورة الإسراء revealed Meccan surah Al Isra Isra arabic and english translation by Sahih InternationalMuhammad Taqi-ud-Din al-Hilali and Muhammad Muhsin KhanMohammed Marmaduke William PickthallAbdullah Yusuf AliMohammad Habib ShakirDr. GhaliAli UnalAmatul Rahman OmarLiteralAhmed AliA. J. ArberryAbdul Majid DaryabadiMaulana Mohammad AliMuhammad SarwarHamid Abdul AzizFaridul HaqueTalal ItaniAhmed Raza KhanWahiduddin KhanSafi-ur-Rahman al-MubarakpuriAli Quli QaraiHasan al-Fatih Qaribullah and Ahmad Darwish Al Isra is 17 surah chapter of the Quran, with 111 verses ayat. this is QS 17109 english translate. Quran surah Al Isra 109 image and Transliteration Wayakhirroona lilathqani yabkoona wayazeeduhum khushooAAanQuran surah Al Isra 109 in arabic text وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا ۩ Quran surah Al Isra 109 in english translation Sahih International 17109 And they fall upon their faces weeping, and the Qur’an increases them in humble submission. Muhammad Taqi-ud-Din al-Hilali and Muhammad Muhsin Khan, 17109 And they fall down on their faces weeping and it adds to their humility. Mohammed Marmaduke William Pickthall 17109 They fall down on their faces, weeping, and it increaseth humility in them. Abdullah Yusuf Ali 17109 They fall down on their faces in tears, and it increases their earnest humility. Mohammad Habib Shakir 17109 And they fall down on their faces weeping, and it adds to their humility. Dr. Ghali 17109 And they collapse upon their faces weeping, and it increases them in submissiveness. A prostration is to be performed here. Ali Unal 17109 And they fall down on their faces, weeping, and it increases them in humility and a feeling of awe. Amatul Rahman Omar 17109 They fall down on their faces weeping and as they listen to the divine words it adds to their humility. [Prostration] Literal 17109 And they fall down to the chins/beards weeping and He/it the weeping increases them humbleness/submission . Ahmed Ali 17109 And weeping they kneel down, and this increases their humility. A. J. Arberry 17109 And they fall down upon their faces weeping; and it increases them in humility.’ Abdul Majid Daryabadi 17109 And they fall down on their chins weeping, and it increaseth them in humility. Maulana Mohammad Ali 17109- Muhammad Sarwar 17109 They bow down in prostration and weep and it makes them more humble before the Lord. Hamid Abdul Aziz 17109 They fall down upon their faces weeping, and it increases their humility. Faridul Haque 17109 And they fall down on their faces weeping, and this Quran increases their humility. Command of prostration 4. Talal Itani 17109 And they fall to their chins, weeping, and it adds to their humility. Ahmed Raza Khan 17109 And they fall down on their faces weeping, and this Quran increases their humility. Command of prostration 4. Wahiduddin Khan 17109 They fall down upon their faces weeping, and [the Quran] increases their humility.” Safi-ur-Rahman al-Mubarakpuri 17109 And they fall down on their chins faces weeping and it increases their humility. Ali Quli Qarai 17109 Weeping, they fall down on their faces, and it increases them in humility. Hasan al-Fatih Qaribullah and Ahmad Darwish 17109 They fall down upon their chin, weeping and it increases them in humility. That is translated surah Al Isra ayat 109 QS 17 109 in arabic and english text, may be useful. Previous to Al Isra 108 -QS 17 109-Next to Al Isra 110 QS 17ayat button